Logo Sundra Publishing
Cover فِقْهُ الدَّرَجَاتِ فِي اْلقَوَاعِدِ التَّطْبِيْقِيَّةِ
Detail Buku

فِقْهُ الدَّرَجَاتِ فِي اْلقَوَاعِدِ التَّطْبِيْقِيَّةِ

Informasi utama buku kami tampilkan secara singkat agar mudah dibaca dan langsung bisa dilanjutkan ke konsultasi.

Harga

Rp113.500

Penulis

Moh. Mas'ud, M. Fathor Rohman, Mukhlisin, Taufiq

Ukuran buku

17 X 24 cm

Jumlah halaman

227 hal

Penerbit

SUNDRA PUBLISHING

Sinopsis

Kitab Fiqh ad-Darajāt fī al-Qawā‘id at-Taṭbīqiyyah merupakan karya kolektif tim Penyusun sebagai bahan ajar resmi bagi santri tingkat awal di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Latar belakang penulisannya berangkat dari kebutuhan pedagogis untuk mengintegrasikan pembelajaran ilmu fikih dengan gramatika bahasa Arab (nahwu dan sharaf), sehingga santri tidak hanya memahami hukum syariat secara global, tetapi juga mampu membaca dan menganalisis teks klasik secara mandiri. Kitab ini juga menjadi bagian dari kurikulum terpadu yang mencakup berbagai disiplin ilmu keislaman guna membentuk fondasi keilmuan yang kokoh dan relevan dengan tuntutan zaman.

Tujuan utama kitab ini adalah memberikan pemahaman dasar fikih secara aplikatif sekaligus melatih keterampilan linguistik Arab melalui pendekatan praktis. Tema sentralnya terletak pada penggabungan antara “alat” (bahasa Arab) dan “materi” (fikih), sehingga proses pembelajaran menjadi holistik: memahami makna hukum sekaligus struktur bahasa yang mengungkapkannya. Dengan demikian, kitab ini tidak hanya berorientasi pada hafalan hukum, tetapi juga pada pembentukan kemampuan analitis terhadap teks keagamaan.

Secara sistematika, kitab ini disusun dalam bentuk unit-unit pembelajaran tematik yang diawali dengan tujuan pembelajaran, langkah-langkah pengajaran, materi inti, serta latihan-latihan (nahwu, sharaf, dan qirā’ah). Struktur ini menunjukkan pendekatan didaktik modern. Pembahasan dimulai dari bab ṭahārah (bersuci) sebagai fondasi fikih ibadah, mencakup definisi, jenis, dan sarana bersuci, kemudian berlanjut ke rincian seperti pembagian air, hukum penggunaan bejana, penggunaan siwak, hingga pembahasan wudhu (definisi, keutamaan, rukun, sunnah, syarat, dan pembatalnya). Setiap bagian disertai teks Arab yang menjadi objek analisis linguistik serta latihan untuk memperkuat pemahaman.

Pokok-pokok isi kitab secara garis besar menampilkan materi fikih mazhab Syafi‘i yang disederhanakan, seperti konsep ṭahārah (bersuci dari hadas dan najis), klasifikasi air dan penggunaannya, adab serta hukum penggunaan alat sehari-hari, hingga tata cara ibadah seperti wudhu beserta dalil-dalilnya. Selain itu, setiap topik disandingkan dengan latihan kebahasaan yang meliputi identifikasi jenis kata, i‘rab, serta pola morfologis, sehingga santri dilatih memahami teks secara struktural dan kontekstual.

Keunikan kitab ini terletak pada pendekatan integratif antara fikih dan gramatika bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) dalam satu paket pembelajaran. Berbeda dengan kitab fikih klasik yang cenderung fokus pada isi hukum semata, kitab ini menambahkan dimensi pedagogis berupa latihan aplikatif nahwu dan sharaf berbasis teks fikih. Hal ini menjadikannya sebagai kontribusi penting dalam metode pengajaran tradisional yang diperbarui (renewed traditional pedagogy), khususnya di pesantren.

Dalam konteks keilmuan saat ini, kitab ini memiliki relevansi yang tinggi karena menjawab tantangan pembelajaran ilmu agama yang sering terfragmentasi. Dengan menggabungkan kompetensi bahasa dan pemahaman hukum, kitab ini membantu membentuk pelajar yang tidak hanya memahami isi ajaran, tetapi juga memiliki kemampuan literasi teks klasik secara kritis. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan pendidikan Islam kontemporer yang menuntut integrasi antara turāth (warisan klasik) dan metodologi pembelajaran modern, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang adaptif, analitis, dan berakar kuat pada tradisi keilmuan Islam.